Advertisement

Bagaimana cara kerja ABS (Anti-lock Braking System)

bagaimana cara kerja abs

Artikel kali ini akan mengulas sedikit mengenai bagaimana sebenarnya kerja dari sistem pengereman pada kendaraan roda empat. Dengan membaca artikel ini diharapkan semakin mengenal lebih bagi yang masih awam cara kerja sistem pengereman mobil. Saat ini mobil mobil yang dijual dipasaran telah dilengkapi dengan sistem pengereman pada keempat rodanya dimana pengereman roda tersebut menggunakan sistem hidrolik. Ada beberapa tipe rem yang biasanya dipakai yaitu rem yang bertipe disk dan rem yang bertipe drum.

Perlu diketahui bahwa rem pada roda depan memegang peranan lebih besar saat saat sistem pengereman bekerja yaitu saat menghentikan mobil itu sendiri. Hal ini disebabkan saat pengereman terjadi maka bobot kendaraan atau bobot mobil diarahkan ke depan sehingga rem roda depan menerima tekanan yang lebih besar.

Dari kondisi tersebut maka baiknya adalah menggunakan rem cakram yang mana erm cakram memiliki daya cengkram yang lebih kuat terhadap roda. Oleh sebab itu rata-rata mobil dipasangi rem cakram pada bagian roda depan dan pada roda belakang menggunakan rem tromol. Pada kendaraan modern atau yang memiliki kinerja tinggi penggunaan rem cakram dan dilengkapi dengan Sistem ABS sudah lasim digunakan pada tiap rodanya sedangkan untuk mobil-mobil edisi lama biasanya masih menggunakan rem tromol bawaan.

Cara kerja ABS Sistem pengereman ini mempunyai 4 komponen utama yaitu sensor kecepatan, katup, pompa dan controller. Pada setiap roda terdapat sebuah sensor kecepatan yang akan selalu dipantau oleh controller yang merupakan otak dari sistem pengeraman ABS ini. Saat roda berputar Kontroler memantau sensor kecepatan terus menerus dan akan bereaksi ketika terjadi pengereman mendadak dimana ada penurunan kecepatan putaran roda yang tidak normal. Saat kendaraan melaju dengan kecepatan 100 km/jam maka normalnya untuk berhenti adalah 5 detik. Dalam kondisi tidak normal artinya saat ada pengereman mendadak maka waktu yang dibutuhkan roda untuk berhenti berputar hingga terkunci, kurang dari 1 detik.

Untuk menghindari penguncian roda secara mendadak ini maka kontroler ABS akan memerintahkan sistem tekanan rem untuk dikurangi, dan setelah akselerasi terdeteksi, maka tekanan rem akan ditambahkan kembali, demikian seterusnya sampai mobil berhenti atau roda terkunci sepenuhnya. Proses tersebut terjadi dengan cepat dan menghasilkan sistem pengereman yang maksimal. Proses buka tutup katup ini berlangsung terus menerus dengan sangat cepat, Bahkan sistem ABS dapat melakukan proses tersebut hingga 15 kali per detik. Demikian ulasan sederhana bagaimana cara kerja ABS pada mobil.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *