Advertisement

Biaya Perawatan Mobil Murah LCGC

perawatan mobil murah

Biaya Perawatan mobil LCGC – Mobil murah yang semakin marak di tanah air memang mampu meningkatkan penjualan automotif secara keseluruhan. Tingkat antusiame konsumen Indonesia dengan hadirnya mobil murah memeng cukup tinggi. Lalu bagaimana dengan perawatan mobil murah Ini? Menurut beberapa produsen mobil murah untuk biaya perawatan mobil LCGC ini tidak akan memberatkan para konsumen pemakai mobil murah.

Untuk Mobil murah Karimun Wagon R keluaran dari Suzuki dipastikan bahwa biaya perawatan Karimun Wagon  R dengan suku cadang fast moving lebih murah dibandingkan dengan suku cadang mobil LCGC lainnya. Beberapa item suku cadang fast moving tersebut meliputi engine mounting LH dan RR, piston, crankshaft, valve intake, valve exhaust, air cleaner, filter oil, fan cooling, radiator assy, cover cluth, disc clutch, lampu, wiper, karet wiper, suspensi, shockbreaker, knuckle steer, tie rod, sepatu rem, pad set, disc brake, panel kap mesin, panel pintu belakang, bumper, gril, kaca depan, kaca belakang, spion, V-belt, dan condenser.

Toyota juga menyatakan bahwa biaya perawatan untuk mobil murah Agya dipastikan paling murah diantara keluarga mobil Toyota lainnya. Selisih biaya perawatan tersebut mencapai 30% lebih murah bila dibandingkan dengan Etios dan Avanza. Salah satu yang membuat biaya perawatan Agya sangat murah adalah lantaran mesinnya cuma tiga silinder dan item maintenance-nya tidak ba?nyak. Untuk mobil murah Agya transmisi matik penggunaan oli transmisi tidak cukup banyak dibanding manual.

Honda juga meyakinkan bahwa  biaya perawatan untuk mobil murah Honda Brio Satya tidak akan memberatkan konsumen Indonesia. Adanya paket pembelian Extra Care yang menawarkan service secara berkala gratis sampai 50.000 kilometer. Dengan paket pembelian Honda Extra Care ini konsumen Honda Brio Satya akan mendapatkan keringanan 25 % biaya perawatan mobil murah Brio Satya. Sedangkan paket lanjutan bisa dipakai untuk mobil murah dalam penggunaan jangka panjang sampai pada 100 ribu kilo meter.

Related Post

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *