Advertisement

Datsun GO+ Panca Makin diminati

Mobil murah Datsun Go+ Panca sepertinya memang sudah banyak dinanti kehadirannya oleh konsumen otomotif Indonesia. Hal tersebut terlihat dari penjualan mobil panca pada dua bulan pertama setelah diluncurkan kini mulai mengejar pesaingnya Honda Brio Satya. Datsun Go+ Panca dan Honda Brio Satya memang memiliki segmen yang sama sebagai produk mobil murah program Low Cost Green Car atau sering disingkat dengan mobil LCGC.

Pada bulan Juni 2014 tahun ini Datsun Go+ Panca telah membukukan penjualan program mobil murah mereka pada angka 2.225 unit. Penjualan Datsun GO+ panca tersebut meningkat cukup pesat bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya terjual 1.1913. Dari kenaikan penjualan mobil murah tersebut maka penjualan Datsun GO+ Panca naik sebesar 86,8 persen. Data yang dilansir oleh Gaikindo sebagai gabungan Industri kendaraan bermotor di indonesia tersebut menempatkan Datsun Go+ Panca di bawah penjualan mobil murah Brio Satya.

Untuk semester 1 tahun 2014 ini mobil murah LCGC telah terjual sebanyak 85.643 unit untuk semua merk mobil murah yang ada di Indonesia. Dari total penjualan tersebut maka mobil murah Toyota Agya masih menempati peringkat pertama dimana Agya terjual 37.015 unit dan posisi kedua ditempati oleh mobil Ayla yang terjual 23.573 unit. Untuk posisi ketiga penjualan mobil LCGC ditempati oleh Honda Brio Satya sebanyak 11.493 unit lalu Suzuki Karimun Wagon-R 10.146 unit dan disusul oleh Datsun Go+ Panca 3.416 unit.

datsun Panca

Data tersebut menggambarkan jika kemunculan merek Datsun memang sudah begitu ditunggu oleh konsumen mobil murah di Indonesia. Rencananya, Datsun telah merencanakan mengeluarkan produk kedua tahun ini yaitu untuk versi city car dari Panca dimana city car tersebut pada beberapa Negara telah lebih dulu diluncurkan. Adanya mobil murah Datsun Go+ Panca ini membuat konsumen leluasa dalam memilih mobil murah idaman keluarga. Dengan desain yang panjang dan mampu menampung lebih banyak penumpang menjadikan Datsun Go+ Panca memiliki nilai lebih karena cocok dengan karakteristik pasar mobil keluarga Indonesia.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *